Dalam sistem operasi linux diperlukan yang namanya manajemen user . Dengan adanya manajemen user ini jadinya akan lebih mudah dalam membagi setiap akun user pada tiap-tiap grup divisinya masing-masing . Dan juga mengatur hak kepemilikan file pada tiap-tiap user menurut grupnya masing-masing .Manajemen user merupakan salah satu tugas dari Administrator adalah membuat user baru, membuat hak aksesnya.Membuat user baru, agar user bisa login ke dalam sistem operasi yang akan digunakan.
Untuk melihat daftar user bisa dilihat didalam file/etc/passwd , didalamnya terdapat beberapa informasi mengenai username,password,user ID,group ID,deskripsi,direktori name,dan shell yang digunakan user tersebut , yang dipindahkan dengan tanda ":" (titik dua) pada setiap barisnya.
File /etc/passwd Merupakan file yang berisi informasi mengenai user dan mempunyai format teks ASCII. File ini dapat dibaca oleh seluruh user tetapi hanya dapat diubah oleh superuser. Setiap baris mewakili seorang user
yang terdiri dari 7 kolom yang dibatasi oleh titik dua (:) berisi informasi sebagai berikut:
File /etc/group Berisi informasi mengenai group dimana user tergabung. Seperti halnya file etc/passwd, file/etc/group juga dapat dibaca oleh seluruh user. Setiap baris mewakili sebuah group yang terdiri dari 4 kolom yang dibatasi oleh titik dua (:) berisi informasi sebagai berikut :
File /etc/shadow digunakan apabila sistem Linux Anda menerapkan fasilitas shadow password.
File ini hanya bisa dibaca dan diubah oleh root. Kolom pada setiap baris berisi informasi sebagai berikut :File /etc/gshadow digunakan apabila sistem Linux Anda menerapkan fasilitas shadow
password. File ini hanya bisa dibaca dan diubah oleh root. Kolom pada setiap baris berisi
informasi sebagai berikut :
Ada 2 cara untuk membuat User :Sekarang bagaimana caranya kita membuat user di Linux? Caranya cukup mudah, Kita akan melakukan semuanya melalui command line atau biasa disebut text based.
- Secara Manual
- dengan aplikasi yang ada
Untuk membuat user secara manual ada beberapa tahapan yang harus dilakukan oleh seorang administrator:
1. Mengubah File /etc/passwd
2. Mengubah File /etc/group
3. Mengubah File /etc/shadow
4. Membuat Direktori user pada /home/……
5. Mengubah kepemilikan Direktori /home/… untuk owner menggunakan chown
6. Mengubah kepemilikan Direktori /home/… untuk group menggunakan chgrp
7. Copy file .bash* yang ada pada root
8. Mengubah kepemilikan file .bash* untuk owner menggunakan chown
9. Mengubah kepemilikan file .bash* untuk group menggunakan chgrp
10. Buat password untuk user tersebut
11. Login







































